Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto mengundang Menteri Luar Negeri dan Wakil Menteri Luar Negeri, serta mantan Menlu dan Wamenlu, ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, untuk membahas sejumlah isu geopolitik terkini.
Wamenlu Arrmanatha Christiawan Nasir menjelaskan kalau pertemuan ini digelar sebagai ajang tukar pandangan soal situasi dunia sekarang bersama para pakar berpengalaman di bidang politik luar negeri.
"Bapak Presiden hari ini menerima para Menteri Luar Negeri, Wakil Menlu, juga mantan Menlu, mantan Wakil Menlu serta para think-tank untuk berdiskusi," kata Arrmanatha.
Menurutnya, diskusi ini mencakup banyak hal, termasuk perkembangan isu geopolitik yang sedang ramai diperbincangkan.
Hal serupa juga diungkap mantan Wakil Menlu Dino Patti Djalal yang mengaku menerima undangan dari Presiden Prabowo untuk ikut berdiskusi di Istana.
"Undangan untuk datang dan dalam suratnya disampaikan mengenai politik luar negeri, arah politik luar negeri, including Palestina," ujar Dino.
Sementara itu, mantan Menlu Marty Natalegawa menuturkan dirinya ingin mendengar langsung penjelasan dan pandangan Presiden Prabowo terkait keanggotaan Indonesia di Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza.
"Saya ada pandangan sendiri tapi saya ingin mendengar lagi pandangan, penjelasan nanti," ucap Marty.
Pertemuan ini juga dihadiri Retno Marsudi, Yusuf Wanandi, Pahala Mansury, Alwi Shihab, Nurul Arifin, dan Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. Acara dijadwalkan mulai pukul 15.00 WIB.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026